Postingan

Ekskul - SD

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim~ Sumber gambar : Google "pop up cards" Apa kabar? Alhamdulillah bisa meluangkan waktu untuk sekadar menulis sesuatu. Setelah sekian lama sibuk dengan tugas - padahal di jeda ada libur juga sih, ya, dan ini sok sibuk banget - akhirnya bisa nulis lagi dan itu sesuatu banget. Ekstrakurikuler atau yang lebih sering disingkat "ekstra" atau "ekskul" adalah kegiatan tambahan di sekolah sebagai sarana pengembangan diri atau menampung bakat dan kreasi murid di sekolah tersebut. Iya nggak? Ngasal sih, bikin pernyataannya. Ya itu menurutku aja. Sip. Jadi, mari kita belajar dari pengalaman seseorang - sebut saja aku - sebagai referensi memilih ekskul. Karena kali ini aku bakal menceritakan perkembangan ekskul yang aku ikuti sejak aku mengenal kata ekskul itu sendiri.

22 Desember 2015 dan Selamanya

~Bismillahirrahmanirrahim~ Tanggal 22 Desember. Pembaca tau itu, kan? Yup, Hari Ibu Nasional. Masih njaman  nggak sih, anak-anak hitz masa kini ngucapin hari ibu semacam, "Aku sayang ibu..." atau "Maafin aku ya, Bu..." di media sosial? Hmmm, mungkin masih. Soalnya akhir-akhir ini saya jarang buka media sosial. Ya palin pol WA, BBM, sama Instagram lah. Hehehe... Soalnya juga saya mulai memasuki dimensi lain dari kehidupan. Wuuuuus, jauh amat. Ya, berlebihan sih. Anggap aja sibuk. Jadi lebih deket sama HP daripada komputer atau laptop. ---sama sekali nggak ada perubahan--- Oiya, saya jarang muncul lagi ya? Ya itu, gara-gara udah beda dimensi tadi. Hmmm, tentang yang ngucapin "Selamat Hari Ibu" di media sosial itu, sebenarnya saya nggak tau apa-apa juga sih. Soalnya pada tanggal itu tahun ini, singkatnya 22 Desember 2015, saya sama sekali tidak bersentuhan dengan media sosial. Justru kaki ini tengah melangkah menyusuri jalan menanjak. Tangan ini sibuk ...

Ketika Hati Berharap

Gambar
Li-antum muslimuun, Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh : ) Foto : Karina Ind. Apa yang terjadi di masa jahiliyahku? Aku mengejarmu Beradu bersama yang lain untuk memperebutkanmu

Secret Keeper

Gambar
Langkahnya pelan. Sesekali ia melihat ke belakang, memastikan tak ada yang membuntutinya. Digenggamnya sebuah botol kaca bening. Ratusan sobekan kertas tersembunyi di dalamnya. Itulah satu-satunya kelebihan yang ia miliki. Namun sekaligus menjadi ancaman bagi hidupnya. Ia harus menjaga baik-baik botol itu, atau ia tak akan pernah dipercaya lagi. Selamanya. "Hai, Laras!" sapa Ara tiba-tiba. Gadis itu terkejut bukan main. Di sela-sela keheningan yang ia rasakan, ia menemukan sosok Ara yang tiba-tiba.

Kece a.k.a Keren

~Li antum muslimuun, Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh :D Yuuhu, aku datang lagi di bulan September - atau bulan Dzulqa'dah. Tau nggak, sih, kenapa judulnya "Kece a.k.a Keren"? Oke, bisa dimengerti bila Kece itu artinya Keren. Yah, semacam perubahan bahasa zaman sekarang (atau udah dari dulu ya?). Tapi, kali ini aku enggak bakal menjelaskan apa itu "Kece". Ya kalau tujuanku memang begitu, berarti udah selesai dong, artikel ini. Hihihi :D Jadi, ceritanya dimulai dari ...

Apa yang Sebenarnya Tersembunyi Dalam Hati

Gambar
~Li-antum muslimun; Assalamu'alaykum~ I'm coming back with new "style". Salah! Bukan "new style" tapi "new grade". Bagaimanapun juga, masa kelas 7 SMP itu kembali meskipun harus berkurang satu gara-gara ni satu orang dipindah ke kelas sebelah. Udah lah, udah berapa kali aku ngungkit masalah ini. Bukan di sini tentunya, tapi di dunia nyata. Hahaha xD Dan hari ini, saat aku memasuki kelas lamaku. Suasana yang masih sama. Aku masih ingat di mana tempat aku duduk dengan Karina. Juga di mana Fira dan Fiya duduk. Nia dan Zahra duduk. Angger dan Ayu duduk. Osa dan Farrasa duduk. Jihan, Bening, Saila, dan Yasmin duduk. Namun aku tidak ingat betul di mana para laki-laki duduk. Mereka berubah-ubah, tidak seperti kami, perempuan.

Dia Hanya Tersenyum

Entah apa yang dipikirkannya. Kurasa dia sedang tidak sehat, lebih tepatnya, tidak memiliki akal sehat. Tak perlu kusebut namanya. Dia hanya insan kecil yang sering menyendiri di dunia. Menganggap semuanya hanya angin lalu dan hanya berbaur jika dia ingin. Pernah sekali ia bercerita kepadaku, mengenai suasana hatinya yang tengah berbunga-bunga karena bertemu seorang ikhwan. Seorang ikhwan saja. Aku memakluminya. Lagipula setiap insan berhak merasakan cinta.